RacingIndonesia.com- 26 Februari 2026. Setelah sempat meredup dari sorotan lintasan, Arief Sigit Wibowo atau yang akrab disapa Pelle kembali menegaskan eksistensinya. Kali ini, ia hadir lewat racikan terbaru di kelas bebek 4-tak TU 200 cc sleep engine sebuah proyek yang langsung mencuri perhatian komunitas drag bike nasional.
Motor tersebut merupakan milik Eka Prasetya dari tim Prince Sagara KT X Pells Racing asal Solo. Meski masih berada pada tahap finishing, performanya telah berbicara lebih dulu di atas lintasan.
Secara teknis, motor ini sejatinya sudah hampir rampung. Namun Pelle dan tim masih terus menyempurnakan formulasi setelan mesin, terutama untuk memaksimalkan penggunaan bahan bakar Pertamax Turbo yang menjadi bagian dari regulasi drag bike 2026.
Walau belum dalam kondisi final, catatan waktu 7,1 detik sudah berhasil dibukukan. Angka tersebut menjadi sinyal kuat bahwa paket mesin ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih tajam lagi.
“Untuk motor sebetulnya sudah rampung. Hanya saja kita masih mencari formula yang lebih pas untuk menggunakan bahan bakar Pertamax Turbo sesuai regulasi drag bike 2026. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih tajam catatan waktunya dan bersaing di papan atas kelas bebek 4-tak TU 200 cc sleep engine,” ujar Pelle.
Kembalinya Pelle bukan sekadar nostalgia nama besar di dunia tune-up drag bike. Ini adalah pernyataan kesiapan untuk kembali bersaing di level tertinggi. Dengan basis mesin yang sudah menunjukkan performa menjanjikan dan proses riset yang terus berjalan, kolaborasi antara Pelle dan Eka Prasetya berpotensi menjadi salah satu kekuatan baru musim mendatang.
Di tengah persaingan yang semakin ketat dan regulasi bahan bakar yang menuntut presisi, karya ini menjadi bukti bahwa inovasi dan konsistensi tetap menjadi kunci. Jika proses penyempurnaan berjalan sesuai rencana, bukan tak mungkin motor ini akan menjadi ancaman serius di papan atas kelasnya pada musim 2026.





