RacingIndonesia.com- 7 Mei 2026. BLACK DRAG BIKE 2026 kembali menghadirkan persaingan sengit antar tim-tim terbaik drag bike nasional. Gelaran yang berlangsung pada 3 Mei 2026 di Sirkuit N. P. Skadron 31 AYC Penerbad A. Yani Semarang itu menjadi panggung pembuktian bagi SPM Group Bara-Bere 20 Performance lewat motor andalannya, Ninja 2T TU 155 cc frame standar.
Di tengah ketatnya persaingan dan dominasi motor-motor unggulan dari berbagai daerah, tim asal Semarang tersebut mampu tampil kompetitif. Bersama pembalap muda Andre Bocil, Ninja 2T racikan Maulana Bara sukses menembus posisi empat besar pada kelas Sport 2T TU 155 cc Frame Standar Pemula (Point) dengan torehan waktu impresif 07.179 detik.

Hasil Final Sport 2T Tu 155 cc Frame Standar Pemula.
Performa motor garapan Bara-Bere Racing Semarang itu pun menjadi sorotan. Konsistensi akselerasi serta setting motor yang matang membuat SPM Group Bara-Bere 20 Performance mampu bersaing ketat dengan tim-tim besar yang sudah lebih dulu memiliki nama di kancah drag bike nasional.
Owner tim, Ryzal Nanda Wijaya, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang berhasil diraih pada event bergengsi tersebut. Menurutnya, persaingan di BLACK DRAG BIKE bukanlah hal mudah karena menjadi ajang berkumpulnya motor-motor tercepat dan tim papan atas dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah masih bisa bersaing di jajaran 5 besar. Mengingat BLACK DRAG BIKE merupakan event besar dengan persaingan yang sangat ketat karena diikuti tim-tim terbaik drag bike nasional. Ke depannya tentu kami ingin hasil yang lebih baik lagi, baik dari catatan waktu maupun prestasi. Persiapan lebih maksimal akan terus kami lakukan,” ujar Ryzal.
Hasil positif ini sekaligus menjadi bukti bahwa SPM Group Bara-Bere 20 Performance memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di musim balap 2026. Dengan evaluasi dan persiapan yang lebih matang, bukan tidak mungkin tim asal Kota Semarang tersebut mampu meraih podium tertinggi pada seri-seri berikutnya.
Atmosfer kompetitif, deru mesin dua tak, serta semangat para mekanik dan pembalap muda kembali menegaskan bahwa BLACK DRAG BIKE tetap menjadi salah satu barometer penting dunia drag bike Indonesia.





