Menghadapi Regulasi Pertamax Turbo, RHD188 RACING CARBURATOR KM52 SRP BANGBENO21 SUMBER TANI Lakukan Penyesuaian Mesin

RacingIndonesia.com- 29 Januari 2026. Musim balap drag bike 2026 dipastikan menghadirkan tantangan baru bagi para pelaku balap nasional. Regulasi bahan bakar yang mewajibkan seluruh peserta menggunakan Pertamax Turbo memicu polemik sekaligus memaksa tim-tim untuk melakukan adaptasi teknis secara serius. Karakter bahan bakar yang berbeda dari sebelumnya membuat riset dan penyesuaian mesin menjadi pekerjaan utama di berbagai garasi balap.

Salah satu tim yang tengah melakukan persiapan intensif adalah RHD188 RACING CARBURATOR KM52 SRP BANGBENO21 SUMBER TANI, tim asal Karawang yang dimiliki oleh Rohmat Hidayat. Tim ini sedang mengembangkan motor andalannya, Ninja 2-tak TU 155 cc dengan frame standar, agar mampu tampil optimal di bawah regulasi bahan bakar terbaru tersebut.

Menurut Mulyono, atau yang akrab disapa Kribo, selaku mekanik tim RHD188, proses adaptasi saat ini masih difokuskan pada tahap awal, khususnya pada sektor pengapian. Ia menegaskan bahwa perubahan dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Betul, saat ini kami sedang mencoba menggunakan bahan bakar Pertamax Turbo. Untuk spesifikasi mesin masih sama seperti sebelumnya. Kami fokus dulu di pengapian, mencari setting yang paling cocok. Setelah itu baru kami lakukan penyesuaian part lainnya. Karena secara dasar, spek mesin tidak jauh berbeda,” ungkap Kribo.

Pendekatan tersebut dipilih agar karakter mesin tetap terjaga tanpa harus melakukan perubahan ekstrem sejak awal. Hal ini dinilai penting mengingat kelas yang diikuti menggunakan regulasi frame standar, sehingga keseimbangan antara tenaga, daya tahan, dan respons mesin menjadi faktor krusial.

Penerapan regulasi bahan bakar Pertamax Turbo sendiri diharapkan mampu menciptakan persaingan yang lebih merata serta mendorong profesionalisme tim dalam hal riset dan pengembangan. Meski menuai pro dan kontra, aturan ini justru membuka babak baru dalam dunia drag bike nasional, di mana kemampuan membaca karakter mesin dan bahan bakar menjadi kunci utama prestasi.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, RHD188 optimistis mampu bersaing dan membuktikan bahwa adaptasi yang tepat dapat menjadi senjata penting menghadapi ketatnya kompetisi drag bike 2026.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *