Matic Tu 155 cc Huns Racing Mulai Riset Pertamax Turbo, Siap Hadapi Regulasi Drag Bike 2026

RacingIndonesia.com- 15 Januari 2026. Huns Racing, bengkel performa asal Cirebon yang namanya kian dikenal lewat racikan motor matik TU 155 cc, resmi memulai riset penggunaan bahan bakar Pertamax Turbo sebagai langkah adaptasi terhadap regulasi drag bike 2026. Perubahan regulasi ini menuntut tim dan mekanik untuk melakukan penyesuaian teknis, khususnya pada sektor mesin.

Selama ini, dunia drag bike identik dengan penggunaan bahan bakar balap beroktan tinggi seperti VP Racing dan Avgas. Namun, hadirnya regulasi baru mendorong tim untuk beralih ke bahan bakar yang lebih umum digunakan. Meski Pertamax Turbo memiliki angka oktan lebih rendah dibanding bahan bakar balap murni, Huns Racing melihat tantangan ini sebagai peluang untuk menunjukkan kualitas riset dan pengembangan mesin mereka.

Proses riset dilakukan secara bertahap dengan fokus pada karakteristik pembakaran Pertamax Turbo. Penyesuaian meliputi pencarian komposisi setting mesin yang ideal, penurunan rasio kompresi, hingga pengaturan ulang pilot jet dan main jet agar suplai bahan bakar tetap sesuai dengan kebutuhan mesin di putaran tinggi.

“Sejauh ini yang kami lakukan tentu menyesuaikan setting mesin dengan karakter Pertamax Turbo. Mulai dari mencari komposisi yang paling pas, menurunkan kompresi, sampai penyesuaian pilot dan main jet agar performa tetap maksimal dan aman,” ungkap Deyol, owner sekaligus mekanik Huns Racing.

Langkah riset ini menjadi bukti keseriusan Huns Racing dalam menyambut era baru drag bike Indonesia. Dengan pendekatan teknis yang matang dan pengalaman panjang di kelas matik, Huns Racing optimistis tetap mampu bersaing di level atas, sekaligus menjadi salah satu bengkel rujukan dalam pengembangan mesin balap berbasis regulasi baru.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *