RacingIndonesia.com- 14 Febuari 2026. Setelah cukup lama tak terdengar gaungnya di lintasan, Yamaha Fizr milik tim GMS 102 Dongae Ema akhirnya kembali menyapa publik dengan gebrakan riset terbaru. Bukan sekadar penyegaran tampilan, kali ini pembaruan difokuskan pada sektor fundamental yang sangat menentukan performa rangka.
Motor yang dikawal oleh Rizki GMS ini diketahui tengah menjalani tahap pengembangan serius pada konstruksi frame. Perubahan tidak hanya terlihat dari sisi desain dan bentuk yang lebih modern, tetapi juga dari sisi teknis yang jauh lebih efisien.
Rangka terbaru yang kini digunakan memiliki bobot hanya 5 kilogram. Angka tersebut turun drastis dibandingkan versi sebelumnya yang mencapai 9 kilogram. Artinya, terdapat pemangkasan bobot hingga 4 kilogram sebuah angka signifikan dalam dunia balap, di mana setiap gram memiliki pengaruh terhadap performa.
Rizki GMS, selaku Owner GMS 102 Dongae Ema, menjelaskan bahwa riset ini dilakukan dengan perhitungan matang demi meningkatkan daya saing motor di lintasan.
“Untuk frame memang memiliki bobot yang lebih ringan. Frame baru ini memiliki bobot 5 kg, sedangkan frame sebelumnya 9 kg. Tentu pemangkasan bobot juga bisa memangkas catatan waktu yang lebih baik,” ungkap Rizki.
Dalam dunia balap, reduksi bobot bukan hanya soal angka di timbangan. Bobot yang lebih ringan berkontribusi pada akselerasi yang lebih responsif, handling yang lebih presisi, serta efisiensi tenaga yang lebih optimal. Dengan distribusi beban yang diperhitungkan ulang, Yamaha Fizr GMS 102 Dongae Ema kini diharapkan tampil lebih agresif dan stabil saat melibas lintasan.
Langkah ini menegaskan keseriusan tim GMS 102 Dongae Ema dalam melakukan pengembangan berkelanjutan. Kembalinya Yamaha Fizr dengan racikan terbaru menjadi sinyal bahwa tim ini siap kembali bersaing dan membuktikan kapasitasnya di arena kompetisi.
Perubahan telah dilakukan. Riset terus berjalan. Kini, publik menantikan satu hal: pembuktian di lintasan.





